Experiental Lerning
A. Pengertian Experiental Learning
Model Experiental Learning adalah model belajar mengajar yang mengaktifkan pendidik untuk membangun pengetahuan dan keterampilan melalui pengalaman secara langsung. Dalam hal ini, experiental learning menggunakan pengalaman sebagai stimulus untuk membantu pendidik mengembangkan kapasitas dan kemampuan dalam pembelajaran. Tujuan dari model pembelajaran ini adalah untuk menambah kepercayaan diri, meningkatkan kemampuan siswa dan menciptakan interaksi sosial yang positif.
B. Karakteristik Dari Experiental Learning
Menurut Muhammad (2015:129) terdapat enam karakteristik dalam experiental learning, yaitu :
Lebih menekankan pada proses daripada hasil yang akan dicapai.
Belajar merupakan proses yang selalu didasarkan pada pengalaman.
Belajar memerlukan beberapa pernyataan konflik antara gaya yang berlawanan dengan cara dialektis
Belajar adalah suatu proses yang holistik
Belajar melibatkan hubungan antara seseorang dengan lingkungan
Belajar merupakan proses menciptakan penggetahuan yang merupakan hasil dari hubungan antara pengetahian sosial dan pengetahuan pribadi.
Sedangkan menurut Hamalik, karakteristik model pembelajaran Experiental Learning sebagai berikut :
Pembelajaran berpusat pada peserta didik ddan berorientasi pada aktivitas.
Pembelajaran lebih menekankan pada proses, bukan hanya pada hasil belajar.
Dapat digunakan didalam kelas maupun diluar kelas.
C. Kelebihan Dan Kekurangan Dari Experiental Learning
Kelebihan Model Experiential Learning
Adapun kelebihan dari model experiental learning adalah sebagai berikut :
· Meningkatkan semangat peserta didik karena pembelajaran lebih aktif
· Membantu terciptanya suasana belajar yang lebih kondusif
· Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan karena pembelajaran bersifat dinamis dan dari berbagai arah
· Mendorong dan mengembangkan proses berfikir kreatif karena peserta didik berpartisipasi untuk menemukan sesuatu
· Menumbuhkan kesadaran untuk berubah dan memperkuat kesadaran diri
Kekurangan Model Experiential Learning
Adapun kelemahan dari experiental learning adalah sebagai berikut :
1. Sulit dimengerti sehingga masih belum banyak yang menggunakan model pembelajaran ini
2. Alokasi waktu untuk pembelajaran memerlukan waktu yang relative panjang
D. Langkah-Langkah Pelaksanaan Experiental Learning
Menurut Hamalik (2001:213) terdapat beberapa langkah-langkah pembelajaran experiental learninh, yaitu :
Tahap Persiapan (Kegiatan Pendahuluan)
- Pendidik merumuskan rencana pembelajaran yang bersifat terbuka agar mendapatkan hasil tertentu.
- Pendidik memberikan rangsangan dan motivasi kepada siswa.
Tahap Inti (Kegiatan Inti pada eksplorasi dan elaborasi)
- Peserta didik dapat bekerja secara individu maupun kelompok.
- Peserta didik dihadapkan pada situasi yang nyata agar mampu belajar memecahkan masalah dan bukan dalam situasi pengganti.
- Peserta didik berpartisipasi aktif dalam pengalaman yang ada, membuat keputusan, dan menerima konsekuensi dari keputusan yang diambil.
Komentar
Posting Komentar