Pembelajaran reflektif





A. Pengertian Pembelajaran Reflektif


•Metode pembelajaran reflektif adalah bentuk pembelajaran yang mengajak seseorang untuk


merenungkan pengalaman yang dimiliki atau tindakan yang dilakukan. Tujuan refleksi tersebut untuk mendapatkan makna dan setiap peristiwa sehingga akan mengubah perspektif konseptualnya. Pendekatanini dikemukakan oleh John Dewey, yang kemudian dikembangkan salah satunya oleh David Kolb (1984) dengan konsep experiential learning.


• Pembelajaran reflektif adalah model pembelajaran yang mengedepankan proses berpikir dengan dasar refleksi diri, pengalaman yang telah dialami sebelumnya, dan harapan masa depan (Morrow, 2009).


• Pembelajaran reflektif dalam artian luas dipahami sebagai kegiatan belajar tingkat tinggi. Pengertian tersebut merujuk pada kegiatan pembelajaran yang intensif dan seringkali disebut sebagai pembelajaran mendalam. Gambaran bahwa pembelajaran reflektif merupakan pembelajaran tingkat tinggi atau pembelajaran mendalam dapat dijelaskan melalui empat “hierarki” pembelajaran yaitu : tindakan/pembelajaran rutin, pengertian, refleksi, dan refleksi kritis

B .Urgensi Pembelajaran Reflektif


• Pandangan reflektif secara spesifik oleh Boud (1989) menjelaskan pentingnya refleksi dalam proses‘cooperative inquiry’, yang melihat pentingnya refleksi bagi pengembangan keterampilan belajar.

C. Karakteristik Pembelajaran Reflektif


1. Reporting 

2. Responding 

3. Relating 

4. Reasoning 

5. Reconstructing

D. Keunggulan Pembelajaran Reflektif


Membantu untuk memahami materi, kontekstualisasi materi, memaknai pengalaman, memurnikan motivasi,mengevaluasi materi, memperbaiki diri, pedoman hidup dan berpikir kritis

E. Kelemahan Pembelajaran Reflektif

Pembelajaran reflektif akan kurang berdampak jika dijadikan sebagai penilaian, peserta kurang mampu

berefleksi, peserta demi nilai akan berbohong, membutuhkan waktu yang lama dan dipengaruhi oleh suasana hati.

Berdasarkan kelemahan dari pembelajaran reflektif, kelemahan yang paling mencolok secara garis besar adalah tentang penggunaan

F. Langkah Pelaksanaan Pembelajaran Reflektif


1. Sebuah rasa ketidaknyamanan batin


2. Identifikasi dan klarifikasi dari perhatian


3. Keterbukaan terhadap informasi baru


4. Resolusi


5. Menetapkan kesinambungan diri dengan masa sekarang, & masa depan. 


6.Pengambilan Keputusan




G. Proses penggunaan sistem pembelajaran reflektif dalam sebuah kelas dapat dilakukan dengan cara berikut:


1. Belajar Jurnal 


2. Belajar Mitra (Kelompok/kerjasama)


3. Belajar Kontrak




Penggunaan belajar kontrak pada pembelajaran refleksi ada empat tahap:


a) Sebelum penyusunan sebuah draft awal untuk disampaikan kepada siswa harus fokus pada pengalaman mereka, kebutuhan mereka belajar dan bagaimana mereka bisa belajar dengan baik.


b) Dalam dialog dengan siswa, konsepsi pembelajaran ini didiskusikan dan kontrak yang direvisi dihasilkan.


c) Sebelum penyerahan hasil ahir belajar mereka, siswa diminta dalam kontrak untuk meninjau pembelajaran mereka


d) Jadwal Penilaian Diri

Komentar