Pendekatan Saintifik

 A. Definisi Pendekatan Saintifik

pendekatan saintifik adalah proses pembelajaran yang dirancang 

sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengonstruk konsep, hukum atau prinsip 

melalui tahapan-tahapan mengamati (untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), 

merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulakan data dengan 

berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, 

hukum atau prinsip yang “ditemukan”.

B. Karakteristik Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik

Pembelajaran dengan metode saintifik memiliki karakteristik sebagai berikut:[3]

1. Berpusat pada siswa.

2. Melibatkan keterampilan proses sains dalam mengontruksi konsep, hukum atau 

prinsip.

3. Melibatkan proses-proses kognitif yang potensial dalam merangsang perkembangan 

intelek, khususnya keterampilan berfikir tingkat tinggi siswa.

4. Dapat mengembangkan karakter siswa.

C. Tujuan Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik

Tujuan pembelajaran dengan pendekatan saintifik didasarkan pada keunggulan 

pendekatan tersebut. Bebrapa tujuan pembelajaran dengan pendekatan saintifik sebagai 

berikut:[4]

1. Untuk meningkatkan kemampuan intelek, khususnya kemampuan berfikir tingkat 

tinggi siswa.

2. Untuk membentuk kemampuan siswa dalam menyelesaikan suatu masalah secara 

sistematik.

3. Terciptanya kondisi pembelajaran di mana siswa merasa bahwa belajar itu 

merupakan suatu kebutuhan.

4. Diperolehnya hasil belajar yang tinggi.

5. Untuk melatih siswa dalam mengomunikasikan ide-ide, khususnya dalam menulis 

artikel ilmiah.

6. Untuk mengembangkan karakter siswa.

D. Prinsip-prinsip Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik

Beberapa prinsip pendekatan saintifik dalam kegiatan pembelajaran sebagai berikut:[5]

1. Pembelajaran berpusat pada siswa.

2. Pembelajaran membentuk students self concept.

3. Pembelajaran terhindar dari verbalisme.

4. Pembelajaran memberikan kesempatan pada siswa untuk mengasimilasi dan 

mengakomodasi konsep, hukum, dan prinsip.

5. Pembelajarn mendorong terjadinya peningkatan kemampuan berfikir siswa.

6. Pembelajaran meningkatkan motivasi belajar siswa dan motivasi mengajar guru.

7. Memberiakan kesempatan kepada siswa untuk melatih kemampuan dalam 

komunikasi.

E. Langkah langkah pembelajaran dengan pendekatan saintifik


1. Mengamati

2. Menanyai

3. Mencoba

4. Menalar

5. Mengolah

6. Menyimpulkan

7. Menyajikan

8. Mengomunikasikan

Komentar