Problem Based Leaening

 A. Pengertian pembelajaran Problem Based Learning


Problem Based Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat 

menolong siswa untuk meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan pada era globalisasi 

saat ini. Problem Based Learning dikembangkan untuk pertama kali oleh Prof. Howard 

Barrows sekitar tahun 1970-an dalam pembelajaran ilmu medis di McMaster University 

Canada.

B. Ciri dan karakteristik pembelajaran Problem Based Learning

Ciri yang paling utama dari model pembelajaran Problem Based Learning yaitu 

dimunculkannya masalah pada awal pembelajarannya. Menurut Arends, berbagai 

pengembangan pengajaran berdasarkan masalah telah memberikan model pengajaran itu 

memiliki ciri ciri sebagai berikut;

1. Autentik, yaitu masalah harus berakar pada kehidupan dunia nyata siswa dari pada 

berakar pada prinsip-prinsip disiplin ilmu tertentu. 

2. Jelas, yaitu masalah dirumuskan dengan jelas, dalam arti tidak menimbulkan masalah 

baru bagi siswa yang pada akhirnya menyulitkan penyelesaian siswa. 

3. Mudah dipahami, yaitu masalah yang diberikan harusnya mudah dipahami siswa dan 

disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa. 

4. Luas dan sesuai tujuan pembelajaran. Luas artinya masalah tersebut harus mencakup 

seluruh materi pelajaran yang akan diajarkan sesuai dengan waktu, ruang, dan sumber 

yang tersedia. 

5. Bermanfaat, yaitu masalah tersebut bermanfaat bagi siswa sebagai pemecah masalah 

dan guru sebagai pembuat masalah.

6. Berfokus pada keterkaitan antar disiplin ilmu Masalah yang diajukan hendaknya 

melibatkan berbagai disiplin ilmu.

Adapun beberapa karakteristik proses Problem based learning menurut Tan 

diantaranya : 

1. Masalah digunakan sebagai awal pembelajaran. 

2. Biasanya, masalah yang digunakan merupakan masalah dunia nyata yang disajikan 

secara mengambang. 

3. Masalah biasanya menuntut perspektif majemuk. Solusinya menuntut siswa 

menggunakan dan mendapatkan konsep dari beberapa ilmu yang sebelumnya telah 

diajarkan atau lintas ilmu ke bidang lainnya. 

4. Masalah membuat siswa tertantang untuk mendapatkan pembelajaran di ranah 

pembelajaran yang baru. 

5. Sangat mengutamakan belajar mandiri (self directed learning). 

6. Memanfaatkan sumber pengetahuan yang bervariasi, tidak dari satu sumber saja. 

7. Pembelajarannya kolaboratif, komunikatif, dan kooperatif. Siswa bekerja dalam 

kelompok, berinteraksi,saling mengajarkan (peer teaching), dan melakukan 

presentasi.


C. Tujuan Pembelajaran Problem Based Learning


Menurut Imas Kurniasih dan Berlin Sani (2015,h.48) yaitu :

1. Membantu siswa mengembangkan kemampuan berfikir dan keterampilan pemecahan masalah

2. Belajar peranan orang dewasa yang otentik.

3. Menjadi siswa yang mandiri untuk bergerak pada level pemahaman yang lebih umum.

4. Membuat kemungkinan transfer pengetahuan baru.

5. Mengembangkan pemikiran kritis dan keterampilan kreatif.

6. Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah.

7. Meningkatkan motivasi belajar siswa.

8. Membantu siswa untuk mentransfer pengetahuan dengan situasi baru


D. Langkah langkah Pembelajaran Problem Based Learning

Sesuai dengan tujuan strategi pembelajaran berbasis masalah adalah untuk 

menumbuhkan sikap ilmiah pada siswa. Maka banyak para ahli yang menjelaskan 

mengenai tahapan-tahapan strategi pembelajaran berbasis masalah. Dalam penerapan 

model pembelajaran problem based learning terdiri dari 5 langkah utama 

(Hosnan,2014:301) sebagai berikut :

1. Orientasi siswa pada masalah

2. Mengorganisasikan siswa untuk belajar

3. Membimbing penyelidikan individual dan kelompok

4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya

5. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah7

Kemudian Jonh Dewey menjelaskan bahwa ada 6 tahapan dalam strategi 

pembelajaran berbasis masalah yang kemudian disebut sebagai metode pemecahan 

masalah (problem solving). Tahapan-tahapan nya adalah sebagai berikut :

1. Merumuskan masalah, yaitu tahapan dimana siswa memilih atau menentukan inti 

permasalahan yang akan menjadi bahan diskusi.

2. Menganalisis masalah, yaitu tahapan dimana siswa melihat masalah tersebut dengan 

kritis dari berbagai sudut pandang.

3. Merumuskan hipotesis, yaitu tahapan dimana siswa merumuskan berbagai 

kemungkinan yang terjadi dalam memecahkan masalah tersebut sesuai dengan 

pengetahuan yang dimiliki.

4. Mengumpulkan data, yaitu tahapan dimana siswa mencari dan menggambarkan 

informasi yang diperlukan untuk memecahkan masalah.

5. Pengujian hipotesis, yaitu tahapan dimana siswa mengambil atau merumuskan 

kesimpulan sesuai dengan penerimaan dan penolakan hipotesis yang dibuat.

6. Merumuskan rekomendasi pemecahan masalah, yaitu tahapan dimana siswa 

menggambarlan rekomendasi yang dapat dilakukan sesuai rumusan hadil pengujian 

hipotesis dan rumusan masalah


E. Kelebihan dan Kelemahan Pembelajaran Problem Based Learning

1. Kelebihan :

a) Menantang kemampuan siswa serta memberikan kepuasan untuk menemukan 

pengetahuan baru bagi siswa.

b) Meningkatkan motivasi dan aktivitas pembelajaran siswa.

c) Membantu siswa dalam mentransfer pengetahuan siswa untuk memahami masalah 

dunia nyata.

d) Membantu siswa untuk mengembangkan pengetahuan barunya dan bertanggung 

jawab dalam pembelajatan yang mereka lakukan.Disamping itu dapat mendorong 

siswa untuk melakukan evaluasi sendiri baik terhadap hasil maupun proses 

belajarnya.

e) Mengembangkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis dan mengembangkan 

kemampuan mereka untuk menyesuaikan dengan pengetahuan baru.

f) Memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengaplikasikan pengetahuan yang 

mereka miliki dalam dunia nyata.

g) Mengembangkan minat siswa secara terus menerus belajar sekalipun belajar pada 

pendidikan formal terlah berakhir.

h) Memudahkan siswa dalam menguasai konsep konsep yang dipelajari guna untuk 

memecahkan masalah dunia.

2. Kelemahan : 

a) Manakala siswa tidak memiliki minat atau tidak mempunyai kepercayaan bahwa 

masalah yang dipelajari sulit untuk dipecahkan,maka mereka akan merasa enggan 

untuk mencobanya.

b) Untuk sebagian siswa beranggapan bahwa tanpa pemahaman mengenai materi 

yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah mengapa mereka harus berusaha 

untuk memecahkan masalah yang sedang dipelajari,maka mereka akan belajar apa yang mereka ingin pelajar

Komentar